Tuesday, September 9, 2014

Sejarah, Cerita dan Latar Mitologi Garuda Riders

Sejarah, Cerita dan Latar Mitologi Garuda Riders The Adventures Of Wanara. Sejak pertama komik interaktif diluncurkan Garuda Riders telah menyita banyak penggemar, dari kesuksesan Garuda Riders tersendiri stimulasi dari penggemar tentunya mencari informasi kaya gimana si cerita aslinya? tentunya budaya dan mitologi Indonesia akan terangkat kembali. karena itulah saya mengumpulkan informasi dan mempublikasikan dalam sebuah artikel berikut.

A.R. Wirawan menulis buku ini untuk menggugah dan pembacanya dari generasi muda untuk kembali mencintai dunia pewayangan. Novel ini mengajak pembaca untuk berpikir tentang harga dan nilai sebuah cita-cita, di mana dia menampilkan sebuah kisah tentang impian yang seakan-akan tampil sebagai cita-cita dan sebaliknya.

Sinopsis


Satu milenium setelah Era Ramayana, ras asura dan keturunannya terus diburu. Mereka dibantai di mana-mana. Hanya di Alengka, negara leluhur para asura, mereka bisa hidup tenang. Namun, itu pun bukan jaminan. Sebab, sebuah organisasi bawah tanah bernama Raksasaghna telah lama bersumpah untuk melenyapkan seluruh keturunan Rahwana itu dari Tanah Varadwipa.

Pada masa itulah, lahir bayi laki-laki dari tiga keturunan Era Ramayana yaitu Rahwana (asura), Hanoman (wanara), dan Rama (mannusa). Bayi laki-laki itu bernama Naradja. Marsekal Badawang adalah orang pertama yang melihat potensi anak petani ubi itu. Ia pun berspekulasi untuk menarik Naradja menjadi salah satu pratarunanya di Akademi Angkatan Udara Kurmapati. Pilihannya tak salah, karena wanara itu kemudian memang tumbuh menjadi seorang penunggang garuda yang menonjol.

Namun, Naradja mengalami mimpi buruk tentang masa depan dirinya dan nasib Tanah Varadwipa. Hanya delapan elemen dewa atau Hasta brata yang mampu mencegah kehancuran Tanah Varadwipa di masa depan. Tanpa izin Akademi Angkatan Udara Republik Ayodhya, Naradja mengajak Laksmi, Lembu Kendil, Baning, dan Malore terbang ke berbagai negara mencari delapan elemen Hastabrata dengan menunggangi garuda. Tak jarang, nyawa mereka menjadi taruhannya. Namun betapapun menggetarkannya petualangan itu, Naradja tak pernah tahu bahwa ada skenario besar dari organisasi rahasia Raksasaghna terhadap dirinya.

Garis Keturunan Naradja


Naradja memiliki darah dari 3 gen murni keturunan ras asura (Rahwana), ras mannusa (Rama), dan ras wanara (Hanoman) dalam diri Naradja seperti ramalan Wanamanusura yang diyakini bangsa Kamyaka.


Ras Mannusha: Rama dan Dewi Shinta memiliki anak kembar Lawa dan Kusa. Dari Kusa lahirlah keturunan 14 generasi yaitu Bimata yang kemudian menikah dengan Dewi Locita dari Ras Asura.

Ras Asura: Rahwana dan Dewi Kanung yang memiliki anak bernama Indrajit. Indrajit menikahi Dewi Indrarum dan dari keturunannya lahirlah Dewi Locita yang kemudian menikah dengan Bimata dari Ras Mannusha.

Ras Wanara: Hanoman memiliki 2 istri yaitu Trijata dan Purwati. Dari Purwati ia melahirkan Purwaganti yang kemudian dari keturunannya lahirlah Ranila yang menjadi presiden di Republik Kiskenda. Ranila kemudian menikah dengan Tarani. Pernikahan mereka melahirkan Narapati. Narapati kemudian menikah dengan Putri Anindya (Ras Asura – Mannusha) dan lahirlah Naradja.

Peta Varadwipa

Peta Varadwipa

dalam kisah The Adventures of Wanara terdiri dari beberapa negara yaitu:

1. Republik Kishkindha (Bumi)

Dominasi Ras Wanara. Awalnya Kishkindha adalah sebuah negara yang sangat maju peradabannya setelah Ramayana. Kemenangan Rama sangat ditunjang ras wanara dalam membuat persenjataan dan konstruksi peralatan perang. Setetah kudeta dan perang saudara (Mengulang Sejarah Kuno – Subali Vs. Sugriwa), Republik Kishkindha mengalami banyak kemunduran. Perdana menteri Ratarka memenjarakan presiden Ranila (ayah dari Narapati) dan berafiliasi dengan organisasi rahasia Asura Slayer untuk melakukan invasi ke beberapa wilayah. Negara Kishkindha selama berabad-abad bermusuhan dengan Negara Dandaka karena dendam di masa lalu antara Sugriwa dan Subali. Republik Kishkindha memuja Sugriwa sebagai sahabat Rama dari Ayodhya.

2. Republik Ayodhya (Bumi)

Dominasi Ras Mannusha. Ayodhya adalah tempat tinggal para bangsawan dan leluhur Rama. Puncak keemasan moralitas dimulai disini. Bangunan-bangunan suci banyak didirikan disini.

3. Republik Wideha (Air)

Dominasi Ras Mannusha. Sebuah negeri kepulauan kecil yang unggul dalam bidang maritim.

4. Republik Kamyaka (Angin)

Dominasi Ras Mannusa. Masyarakat Kamyaka meyakini hadirnya wanamanusura – yaitu wanara putih titisan 3 leluhur bangsa Varadwipa. Masyarakat Kamyaka cukup toleran terhadap keanekaragaman keyakinan dan suku bangsa, meski mereka banyak penganut Dewa Marutha. Bangsa Kamyaka sangat cinta damai dan anti kekerasan.

5. Republik Dandaka (Api)

Dominasi Ras Wanara. Meskipun Dandaka di dominasi ras wanara seperti Republik Kiskenda, mereka berbeda prinsip. Wanara di wilayah Dandaka lebih memuja Subali yang dibunuh oleh Sugriwa sekutu Rama. Sedangkan wanara di wilayah Kishkindha lebih memuja Sugriwa. Selama berabad-abad terjadi konflik antar wanara karena dendam di masa lalu.

6. Republik Maliawan (Api)

Dominasi Ras Wanara dan Ras Asura. Masyarakat Maliawan di merupakan bangsa industrialis dan pedagang, mereka memproduksi berbagai peralatan perang. Wilayah Maliawan sangatlah angker dan banyak makhluk gaib kuno yang berkeliaran di Gunung Maliawan.

7. Kerajaan Alengka (Api)

Dominasi Ras Asura. Para Asura sejak berakhirnya era ramayana terisolasi di Lanka.

Elemen Hasta Brata

elemen Hasta Brata garuda rider

Hasta Brata, dalam terjemahan bebas, artinya delapan ajaran utama tenttang kepemimpinan. Konsep ini di tularkan Sri Rama kepada adiknya yang saat itu akan di nobatkan sebagai Raja Ayodhya. Hasta Brata merupakan sifat-sifat mulia yang di petik dari alam semesta. Pemimpin yang ingin rakyatnya tenteram dan sejahtera seyogianya mengadopsi kedelapan elemen ini. Yaitu barata Indra (Air), Yama (petir), Surya (Matahari), Chandra (bulan), Maruta (Angin), Bumi (Tanah), Baruna (Samudra), dan Agni (Api).


Sebagai putra-putri bangsa indonesia kita harus bangga dengan animasi Garuda Riders, karena animasi ini mengusung dan menjunjung tinggi budaya Indonesia, terdapat  pengangkatan mitologi ke jaman sekarang. dan menurut saya pribadi kita wajib mengetahui seenggaknya membaca karya fiksi fantastik karangan A.R. Wirawan ini. satu poin penting yang dapat kita ambil adalah Karya Indonesia gak kalah dengan karya-karya mancanegara.pengangkatan mitologi ke jaman sekarang.

Lumayan panjang informasi yang saya bagikan tentang Animasi Kebanggan Indonesia "The Adventure Of Wanara". semoga bermanfaat. kurang lebihnya saya mohon maaf terimakasih.


Referensi: http://adhiciptawirawan.wordpress.com/, http://hastabrata.falkanastudio.com/, wikipedia

0 comments

Post a Comment

Mulailah berkomentar, untuk kemajuan blog idsmk bersama.

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten
- Dilarang meyisipkan link aktif, Link aktif otomatis akan terhapus dan kami anggap sebagai spam

Terimakasih